Rabu, 22 Maret 2017

Belajar Bahasa Inggris Online Jadi Solusi Hadapi Kompetisi Masyarakat Ekonomi Asean

Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA yang akan dihadapi masyarakat Asia Tenggara diharapkan akan membawa pengaruh yang sangat baik secara regional maupun bagi masing-masing negara. Kerja sama yang disepakati oleh para pemimpin negara-negara ASEAN tahun lalu meliputi kerja sama keamanan dan politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Tujuan utama MEA adalah mengintegrasikan kegiatan ekonomi regional dengan cara mengurangi biaya-biaya perdagangan, meningkatkan keajegan ekonomi, dan juga merangsang kompetisi di antara negara anggota. Tak hanya itu, MEA juga bertujuan untuk menciptakan kesatuan pasar dan produk sehingga barang, jasa, investasi, pekerja, dan modal leluasa bergerak dalam wilayah MEA.
Para pekerja yang berasal dari Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Filipina, Malaysia, Myanmar, Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia nantinya dapat bekerja di negara-negara yang termasuk dalam negara ASEAN.
Menurut Forum Ekonomi Dunia, pada dekade yang akan datang, MEA bisa mengungkit ekonomi regional hingga 7,1 persen dan menciptakan 14 juta lowongan kerja bagi pekerja ahli. Delapan bidang profesi yang diharapkan mendapat pergerakan pada tahun depan adalah dokter gigi, perawat, dokter, insinyur, arsitek, akuntan, surveyor, dan pramuwisata.

Tidak ada komentar: